Rabu, 07 Februari 2018

my home

0

Rabu, 31 Januari 2018

Tutorial Make Up

보니 축하한다.
0

Rabu, 10 Januari 2018

Sepasang Kekasih Yang Belum Bertemu

“Bukankah cinta memang selalu menguatkan. Ia akan mampu menjadikan dua manusia bertahan di mana saja. Di tempat udara terdingin dan terpanas sekali pun. Cinta akan memelukmu saat kamu merasa kelu, juga akan menyejukkanmu dari gerahnya rindu.” 

“Ada banyak hal di dunia ini yang memang harus bersatu, dan ada hal-hal yang tidak akan mungkin untuk bersatu. Pelangi, contohnya, dia akan terlihat indah karena perpaduan warna yang berbeda. Coba kamu bayangkan jika pelangi hanya satu warna saja, pasti akan membosankan. Perbedaanlah yang membuatnya indah. Begitulah hidup, jika kita manusia memikiki wajah dan perangai yang sama satu sama lain, dunia ini tak akan pernah bergerak, dan akan sangat monoton. Namun, ada beberapa hal yang diciptakan berbeda dan tidak akan bersatu sampai kapan pun. Siang dan malam, misalnya. Siang dan malam memang harus berbeda dan memang harus terpisah, mereka tidak akan bisa disatukan.”


“Ada dua hal terburuk perihal mencintai di dunia ini. Pertama: tidak dibalas cintanya. Kedua: ditinggalkan tanpa alasan. Dan, ada dua hal yang paling menyakitkan di dunia ini. Pertama: dikhianati oleh orang yang kamu sayang. Kedua: dilupakan.”
0

Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi

"Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali. Melepasmu pergi dengan cinta yang lain. Membiarkan kesempatan memilikim hilang untukku. Sebab, kamu berhak bahagia; meski sesungguhnya aku tidak bahagia dengan keputusan itu. Ketidak-beranianku mengikatmu memberi ruang bagi orang asing yang mendekatimu."

"Kupikir hidup akan baik-baik saja. Semua harus berjalan seperti sediakala. Kamu dengan seseorang yang memilihmu. Aku dengan hati baru yang mencoba tumbuh di hidupku. Kuberikan hatiku pada seseorang yang lain. Kubiarkan dia menggantikanmu. Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak pernah semudah itu."

“kehilangan itu tidak harus selalu membuatmu terpuruk, menangis dalam kenangan. Rasa kehilangan itu juga akan membuatmu menjadi lebih kuat dan berdiri untuk kembali melangkah, menemukan seorang yang baru, yang membawa harapanmu untuk selalu bersama, hingga akhir perjalanan. Seperti yang diyakini Brian dalam kumpulan tulisan pendek, puisi, dan quote yang ditulisnya, spesial untuk menemanimu merayakan kehilangan.”


0

Selasa, 07 November 2017

Rindu

“Cara terbaik menghadapi masa lalu adalah dengan dihadapi. Berdiri gagah. Mulailah dengan damai menerima masa lalumu. Buat apa dilawan? Dilupakan? Itu sudah menjadi bagian hidup kita. Peluk semua kisah itu. Berikan dia tempat terbaik dalam hidupmu. Itulah cara terbaik mengatasinya. Dengan kau menerimanya, perlahan-lahan, dia akan memudar sendiri. Disiram oleh waktu, dipoles oleh kenangan baru yang lebih bahagia.” 

Kutipan itu saya ambil dari novel bang Tere Liye yang berjudul Rindu, saya suka banget sama tulisan beliau. Dari sekian banyak bukunya baru saya baca 2 judul, daun yang jatuh tak pernah membenci angin dan Rindu. Dari novel Rindu  ini banyak hal-hal yang dipetik di dalamnya.
Siapa sih yang gak pernah terjebak di dalam masa lalu? Setiap orang pasti memiliki satu hal yang tidak bisa dilupakan. Baik sesuatu hal yang manis dan sesuatu hal yang buruk.
Saya memiliki satu masa lalu yang sulit sekali untuk dilupakan, bagaikan mimpi buruk. Selalu datang, seolah-olah tidak pernah hilang dari memori ingatan. Bukan, bukan tentang kisah roman picisan. Bukan. Melainkan tentang kehidupan. Tentang sebuah takdir yang begitu kejam.
Tapi waktu tidak akan pernah peduli, ia tetap berjalan, berganti hari, berganti bulan, berganti tahun. Tidak pernah sekali pun berhenti sejenak dan membiarkan kenangan itu pudar, lalu menghilang. Tidak pernah.
Melainkan keikhlasan yang akan memudarkan segala kenangan pahit itu. Terima takdir, terima kenangan pahit itu. Dan benar seperti kutipan bang Tere Liye. Kenangan itu akan memudar dengan sendirinya. Biarkan mengalir, terima, dan bersahabat dengan takdir.
Setelah saya membaca buku Rindu ini sampai habis, saya jatuh cinta. Benar-benar jatuh cinta. Di dalam buku Rindu ini banyak mengisahkan perjalanan, pelajaran, tentang kehidupan. Apa sih yang paling penting di dunia ini? Menjalani suatu kehidupan yang baik, bermanfaat, agar bisa berhenti di pemberhentian terakhir yang hakiki. Bukan pemberhentian sementara atau hanya sekadar transit. Bukan.
3